Jakarta –
Ada ratusan Kendaraan Pribadi Polytron yang dibeli orang Indonesia. Berikut ini catatan penjualan Kendaraan Pribadi Polytron Ke pasar Kendaraan Pribadi Indonesia.
Polytron mencoba peruntungannya Ke pasar roda empat Untuk negeri. Lewat Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik, Polytron bertarung Didalam beberapa merek ternama yang sudah lebih dulu mengisi pasar Kendaraan Pribadi Indonesia. Terhitung sebagai pendatang Mutakhir, seberapa laris Kendaraan Pribadi Polytron Ke Indonesia?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip data penjualan Peritel yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), peminat Kendaraan Pribadi Polytron terlihat makin Meresahkan. Ke Desember 2025 misalnya, penjualannya tembus 145 unit Untuk Sebelumnya 58 unit. Angka penjualan Ke Desember itu juga terbanyak Untuk bulan-bulan Sebelumnya. Bagi diketahui, Polytron Mutakhir mengirimkan Kendaraan Pribadi-mobilnya Di garasi konsumen Ke Indonesia Ke Juli 2025.
Ke bulan ketujuh itu, hanya ada enam unit yang dikirim Di konsumen. Jumlahnya Meresahkan dua kali lipat Ke bulan setelahnya menjadi 12 unit. Pengiriman Ke bulan ketiga naik lagi. Gaikindo mencatat, ada 29 unit Kendaraan Pribadi yang dikirim Polytron Di konsumennya.
Masuk Oktober, penjualan Peritel Polytron melesat menjadi 103 unit. Akan Tetapi Ke November tercatat penurunan nyaris separuhnya yakni hanya 58 unit. Secara keseluruhan Di enam bulan tahun 2025, Polytron sudah menjual 353 unit Kendaraan Pribadi Ke Indonesia. Pangsa pasarnya juga masih 0,0 persen.
Angka segitu tentu belum cukup Bagi bertarung Didalam merek-merek ternama yang menghuni posisi teratas sekelas Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Honda, hingga Suzuki. Sebab, deretan merek tersebut sudah mencatatkan penjualan mencapai puluhan hingga ratusan ribu Untuk setahun.
Meski begitu, penjualan Polytron tercatat lebih unggul Untuk beberapa merek yang juga menjual Kendaraan Pribadi penumpang seperti Subaru, Kendaraan Kia, Kendaraan Volkswagen, hingga Volvo.
Adapun Bagi bertarung Ke Untuk negeri, Polytron punya dua amunisi berupa Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik G3+ dan G3. Kedua Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik itu dirakit Ke fasilitas milik PT Handal Indonesia Kendaraan Bermotor Roda Dua Ke Purwakarta, Jawa Barat.
Polytron mengandalkan baterai Lithium Ferro Phospate (LFP) berkapasitas 51,916 kWh dan power 150 kW. Sambil Itu torsinya 320 Nm, khas Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik yang punya akselerasi instan.
Buat kamu yang tertarik, Kendaraan Pribadi Polytron bisa dibawa pulang Didalam skema sewa mulai Rp 299 juta. Sedangkan bila beli baterai langsung, maka harganya mulai Rp 419 juta.
Artikel ini disadur –> Oto.detik.com Indonesia: Segini Banyak Kendaraan Pribadi Polytron yang Dibeli Orang Indonesia











