Jakarta –
Toyota Kendaraan Bermotor Roda Dua Corporation Memperkenalkan laporan hasil penjualan Untuk Januari hingga Desember 2025. Indonesia disorot Sebab Pelemahan Pasar disebabkan Dari pemungutan Retribusi Negara serta ketatnya lembaga pembiayaan.
Secara keseluruhan, laporan ini menjelaskan Prestasi penjualan Toyota Ke beberapa Negeri Kunci Ke tahun 2025. Penjualan Toyota Ke Asia Ke 2025 lalu menyentuh 3.285.605 unit. Angka ini naik dibandingkan tahun Sebelumnya mencapai 3.214.633 unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia merupakan pasar penting Untuk Toyota. Pabrikan melaporkan data penjualan (termasuk Lexus) mencapai 260.446 unit atau minus 12,2 persen, turun Untuk Sebelumnya 296.546 unit. Indonesia menjadi Negeri ketiga kontribusi penjualan Toyota Ke Asia Pada 2025.
Toyota menyebut penjualan menurun Ke Indonesia dibandingkan tahun lalu (year-on-year) dikarenakan Situasi Lingkungan pasar yang terus menantang. Faktornya disebabkan Dari pengetatan seleksi pinjaman, dan pengenalan Retribusi Negara tambahan.
Ke level Asia, Indonesia kalah Untuk China yang menjual 1.780.396 unit dan India 351.412 unit.
Bicara Ke level Asia Tenggara, Indonesia masih juaranya. Thailand menempel ketat Ke posisi dua Bersama raihan 230.038 unit, Berikutnya Filipina 229.447 unit, Malaysia 102.417 unit, dan Vietnam 74.206 unit.
Untuk laporan yang sama, Toyota masih mengukuhkan posisinya sebagai raja Kendaraan Pribadi dunia. Pabrikan Kendaraan Pribadi asal Jepang itu menjual lebih Untuk 11 juta unit kendaraan sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data penjualan yang dirilis Toyota Kendaraan Bermotor Roda Dua Corporation, Toyota menjual total 11,3 juta unit kendaraan sepanjang tahun lalu. Penjualan itu terdiri Untuk merek Kendaraan Pribadi Toyota, Daihatsu dan Hino.
Merek Toyota sendiri mencatatkan penjualan sebanyak 10.536.807 unit. Angka itu naik 3,7 persen dibanding tahun Sebelumnya.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota mengukuhkan posisinya sebagai “penguasa jalanan” Indonesia sepanjang 2025. Mengandalkan lini produk yang variatif Untuk segmen entry-level hingga premium, Toyota berhasil mencatatkan angka wholesales (distribusi Untuk pabrik Hingga dealer) sebesar 250.431 unit dan Peritel sales (penjualan langsung Hingga konsumen) mencapai 258.923 unit.
Artikel ini disadur –> Oto.detik.com Indonesia: Toyota Internasional Soroti Indonesia Gara-gara Retribusi Negara











