Bukan Mewahnya, ‘Kartu As’ Denza D9 Ini Bikin Alphard Iri



Jakarta

Daya tarik MPV premium Di ini lekat Di kemewahan kabin dan kenyamanan kelas atas. Nama seperti Toyota Alphard sudah lama Karena Itu simbol status sekaligus standar Hingga segmen ini.

Tetapi kini, kehadiran Denza D9 mulai mengusik dominasi tersebut Di pendekatan yang berbeda.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Redaksi detikOto berkesempatan menguji Denza D9 Untuk pengetesan panjang, tepatnya Di libur Lebaran Idul Fitri 2026. Untuk tes ini, kami menilai ada satu sektor Hingga D9 yang susah ditaklukkan Di Alphard.

Secara spesifikasi, Denza D9 memang tidak main-main. MPV listrik ini dibekali baterai berkapasitas besar, lebih Untuk 100 kWh, yang mampu menghasilkan jarak tempuh hingga Di 600 km Untuk sekali pengisian daya.

Di daya jelajah tersebut, Denza D9 sangat relevan Untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh, termasuk mudik Lebaran Idul Fitri 2026.

Karakter Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik yang senyap juga menjadi nilai tambah. Perjalanan panjang Hingga tol terasa lebih halus tanpa getaran khas mesin konvensional.

Ditambah lagi, konfigurasi kabin yang mengedepankan kenyamanan Di captain seat, fitur pijat, ventilasi Bangku, hingga pengaturan elektrik membuat Pengalaman Hidup duduk Hingga baris kedua terasa seperti lounge berjalan.

Untuk skenario mudik, kombinasi ini Karena Itu Kepentingan nyata. Pemakai bisa menikmati perjalanan panjang Di lebih rileks, tanpa harus terlalu sering berhenti berkat jarak tempuh yang panjang.

Bukan semata soal kemewahan, Denza D9 justru datang membawa “kartu as” yang sulit ditandingi yakni efisiensi biaya kepemilikan, terutama Untuk sisi Pajak Lainnya tahunan.

Di insentif yang masih diberikan Di Bangsa, Denza D9 datang Di biaya Pajak Lainnya tahunan yang sangat rendah.

Berkat statusnya sebagai Kendaraan Listrik, Pajak Lainnya Kendaraan Bermotor (PKB) pokok Untuk Kendaraan Pribadi ini praktis nol. Total Pajak Lainnya tahunannya hanya Di Rp 143 ribu, yang berasal Untuk komponen SWDKLLJ.

Bandingkan Di Toyota Alphard Hybrid yang masih mengandalkan mesin hybrid. Berdasarkan penelusuran Hingga laman Informasi Data Kendaraan dan Pajak Lainnya Kendaraan Bermotor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Alphard Hybrid keluaran 2025 Memperoleh Pajak Lainnya tahunan Di Rp 26,067 juta.

Untuk jangka panjang, selisih ini jelas signifikan. Untuk lima tahun kepemilikan, perbedaan Pajak Lainnya saja bisa mencapai lebih Untuk Rp 100 juta. Angka yang tidak bisa lagi Dikatakan sepele, Malahan Untuk segmen kendaraan premium.

Kendati demikian, detikOto juga sudah pernah mengetes Toyota Alphard Hybrid Untuk tes panjang. MPV mewah asal Jepang itu juga tak kalah menyenangkan Untuk digunakan sehari-hari.

Satu hal yang sulit dikalahkan Denza D9 Untuk Alphard adalah kemudahan Untuk menggunakannya, Untuk Kontek Sini, Alphard datang Di pengisian bahan bakar jauh lebih cepat dibandingkan proses pengisian daya listrik, Agar masih lebih fleksibel Untuk penggunaan Hingga berbagai Situasi.

Terlebih, Untuk urusan kemewahan, Untuk tes yang sempat dilakukan Di detikOto, Alphard Hybrid juga tak kalah mewah Untuk Denza D9.

Penggunaan material yang gelap, pengaturan serba intuitif, dan fitur yang lengkap rasanya sanggup Untuk menandingi MPV listrik mewah asal China ini.

Lantas menurut kalian, mending Alphard atau Denza D9, detikers?

Artikel ini disadur –> Oto.detik.com Indonesia: Bukan Mewahnya, ‘Kartu As’ Denza D9 Ini Bikin Alphard Iri

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/