Jakarta –
Perekamgambar dashboard atau dashcam kini dilengkapi Bersama fitur berbasis kecerdasan buatan (AI). Fitur AI itu bisa membantu penggunanya memahami data berkendara.
Salah satu produsen dashcam, BlackVue, Melakukan pembaruan BlackVue ELITE 10-2CH. Dashcam premium ini kini dilengkapi Bersama AI Copilot Di Alat Lunak BlackVue Fleeta.
AI Copilot dapat mengubah data perjalanan menjadi informasi yang mudah dipahami. User cukup mengetik pertanyaan seperti “Bagaimana cara Memperbaiki gaya mengemudi saya?” atau “Mengapa nilai Keselamatan Berkendara saya menurun?”, Lalu AI Akansegera Membahas data telematika yang tersimpan Hingga BlackVue Cloud dan Menyediakan jawaban beserta rekomendasi yang dipersonalisasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AI Copilot memanfaatkan data nyata hasil perekaman kendaraan, seperti pola akselerasi, pengereman, Kelajuan, durasi perjalanan, hingga berbagai parameter keselamatan lainnya.
Hadirnya fitur AI Copilot membuat dashcam tidak hanya berfungsi sebagai alat dokumentasi perjalanan. Kini, dashcam juga bisa menjadi asisten digital yang mampu membantu pengemudi maupun pengelola armada Memutuskan keputusan berdasarkan data.
“AI Akansegera menjadi Pada penting Untuk perkembangan Ilmu Pengetahuan dashcam. Lewat AI Copilot Hingga BlackVue Fleeta, kami ingin mengubah cara User memanfaatkan data berkendara. Kini User tidak hanya dapat merekam perjalanan, tetapi juga memahami perilaku mengemudi mereka Lewat analisis yang mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan Sebagai Memperbaiki keselamatan Hingga jalan,” ujar Direktur Pemasaran BlackVue Indonesia, Rudy.
Selain pembaruan AI, BlackVue ELITE 10-2CH tetap dibekali kemampuan merekam video Dual 4K UHD 30FPS, didukung Alat Pengindera Sony STARVIS 2, Ilmu Pengetahuan HDR, 12-Bit Capture, serta Full-Color Night Vision Sebagai menghasilkan gambar yang tajam dan detail, Justru Di Kepuasan minim cahaya.
Ada pula fitur Fast Boot yang memungkinkan proses perekaman dimulai hanya Disekitar satu detik Sesudah kendaraan dinyalakan. Lalu Smart Event Recording yang secara otomatis mendeteksi pengereman keras, benturan, akselerasi mendadak, maupun overspeed, Lalu menyimpan rekaman Sebelumnya dan sesudah kejadian Agar momen penting tidak terlewat.
Sebagai perlindungan Pada kendaraan diparkir, tersedia fitur Power Saving Parking Gaya Bersama konsumsi daya yang sangat rendah Agar Perekamgambar tetap dapat melakukan pemantauan tanpa membebani aki kendaraan. Dascham itu juga dirancang agar mampu beroperasi secara stabil Di suhu tinggi yang biasanya terjadi Hingga Untuk kabin kendaraan Hingga Bangsa beriklim tropis seperti Indonesia, Agar Menyediakan keandalan Sebagai penggunaan sehari-hari.
Dashcam Bisa Bersama Sebab Itu Bukti Hingga Kepolisian
Sebagai informasi tambahan, dashcam tidak lagi sekadar perlengkapan tambahan, melainkan sarana yang dapat Menyediakan manfaat nyata Untuk pengemudi Pada Berusaha Mengatasi berbagai situasi Hingga jalan.
Untuk penanganan kecelakaan lalu lintas, petugas kerap Berusaha Mengatasi keterbatasan saksi maupun perbedaan keterangan Untuk pihak yang terlibat. Kehadiran dashcam dapat membantu Menyediakan gambaran objektif mengenai rangkaian peristiwa yang terjadi Sebelumnya, Pada, hingga Sesudah insiden berlangsung.
Rekaman video Untuk dashcam itu juga rupanya bisa digunakan Bersama Sebab Itu alat bukti pendukung Untuk proses olah TKP. Gambar Untuk Perekamgambar dashcam bisa membantu petugas melakukan analisis secara lebih akurat Sebagai menentukan penyebab dan pihak yang harus bertanggung jawab Untuk suatu kejadian.
Artikel ini disadur –> Oto.detik.com Indonesia: Dashcam Sekarang Punya Fitur AI, Bisa Ngapain Aja?











