Jakarta –
Dealer Neta Ke Thailand jual rugi! Harga Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik Neta Ke sana dipangkas nyaris 50 persen!
Sebuah dealer Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik Neta Ke Thailand mengaku Merasakan kerugian besar hingga lebih Di 500 juta baht atau setara Bersama Rp 257 miliar. Dealer itu menyebut dipaksa Untuk Membahas lebih Di 1.000 unit Kendaraan Pribadi Neta senilai lebih Di 700 juta baht atau sekira Rp 360 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan Khaosod English, dealer tersebut mengklaim bahwa perusahaan induk tiba-tiba memotong harga pasaran Di Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik Neta. Praktis dealer itu merugi Lantaran harga Kendaraan Pribadi yang dijual lebih murah ketimbang harga belinya. Tak cuma itu, perusahaan induk juga gagal mengganti biaya purna jual senilai puluhan juta baht.
Ke 26 Maret, seorang User Facebook Jetsadin Thawansakvudhi yang mengklaim dirinya sebagai Dibagian Di dealer Neta Menginformasikan situasi tersebut sebagai ‘studi Tindak Kejahatan’ yang menyebabkan perusahaan rugi ratusan juta baht.
Kini, lebih Di 300 Kendaraan Pribadi Neta Ke dealer tersebut dijual Bersama diskon besar-besaran, Justru harganya dipangkas hingga 50 persen. Neta V-II yang seharusnya dijual Bersama banderol 569.000 baht, kini Karena Itu 299.000 baht tanpa disertai garansi. Kalau dirupiahkan harga Kendaraan Pribadi Neta V-II itu Karena Itu Disekitar Rp 150 jutaan Di seharusnya Rp 293 jutaan.
Meski Merasakan kerugian, dealer menyebit bahwa Kendaraan Pribadi-Kendaraan Pribadi Neta itu masih cukup andal dan mudah diperbaiki. Ke sisi lain, Kendaraan Pribadi ini bisa Karena Itu salah satu solusi Ke Di Fluktuasi Harga Solar yang tinggi Ke Thailand.
Usaha Neta Ke Indonesia
Kalau Ke Thailand, dealer Neta masih berjualan, Ke Indonesia justru lain ceritanya. Ke awal tahun 2026, perusahaan induk Neta, Hozon Auto, Mengeluarkan Di menjalani proses restrukturisasi yang telah berjalan Dari tahun 2025. Langkah besar ini mempengaruhi operasional Usaha Neta Ke Indonesia.
“Pada ini, perusahaan induk Neta, Hozon Auto, Di menjalani restrukturisasi, yang berjalan Bersama lancar dan tertib. Sesuai Bersama peraturan yang berlaku, Hozon diharapkan Untuk menyelesaikan restrukturisasi Ke pertengahan tahun 2026, Ke mana Neta Indonesia Akansegera melayani pemilik Kendaraan Pribadi Indonesia Bersama tampilan Terbaru,” tulis Neta Di pernyataan resminya.
Neta Indonesia menegaskan Akansegera terus fokus Ke penguatan kehadirannya Ke pasar Produsen Kendaraan nasional, Kendati bakal ada beberapa penyesuaian Ke jaringan dealer dan lini produk Ke sepanjang tahun 2026.
“Kami Bersama tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang Mungkin Saja ditimbulkan kepada sebagian pemilik Kendaraan Pribadi,” tulis Neta.
Berdasarkan situasi jaringan dealer Pada ini, Neta memperbaharui outlet layanan purna jual resmi sebagai berikut:
- Otoklix (cakupan Ke semua kota Ke Indonesia)
- ANMA Kendaraan Pribadi (Jl. KH. Hasyim Ashari No.44, RT.001/RW.002, Poris Plawad Indah, Kec. Cipondoh, Kota Tangerang)
Mengenai suku cadang dan Aturan garansi, Neta Indonesia berjanji bahwa kami Memiliki stok suku cadang yang cukup dan tidak Akansegera melakukan penyesuaian serta Akansegera terus memenuhi semua Aturan garansi.
Artikel ini disadur –> Oto.detik.com Indonesia: Jual Rugi! Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik Ini Kena Diskon Gede, Harga Karena Itu Rp 150 Jutaan











