Jakarta –
Penjualan Kendaraan Pribadi Maret 2026 turun dibanding bulan Sebelumnya Itu. Secara Ritel sales atau distribusi dealer Hingga konsumen, penjualan BYD menyalip merek Honda.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan secara wholesales atau distribusi Di pabrik Hingga dealer Ke Maret 2026 Merasakan penurunan 24,6 persen. Total pengiriman Ke bulan ketiga 2026 mencapai 61.271 unit.
Masih menggunakan data wholesales, Toyota yang berada Ke posisi puncak harus puas Bersama angka 17.984 unit, turun cukup jauh Di angka Sebelumnya Itu sebesar 22.522 unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gaya serupa juga dialami Bersama Daihatsu Ke posisi kedua yang mencatatkan pengiriman 8.916 unit, menyusut Di angka Sebelumnya Itu sebanyak 13.452 unit. Ke Di Yang Sama, Mitsubishi menutup jajaran tiga besar Bersama torehan 5.190 unit, yang juga Merasakan penurunan dibandingkan periode Sebelumnya Itu Ke angka 7.008 unit.
Honda mengisi pos keempat Bersama total pengiriman 4.129 unit, – turun Di bulan Sebelumnya Itu 5.328 unit. Ke Di Yang Sama, Jaecoo berada Ke urutan kelima Bersama total pengiriman 3.035 unit, naik tipis Di bulan lalu sebanyak 3.005 unit.
Penyusutan angka penjualan juga terjadi secara Ritel sales. Total penjualannya turun 14,8 persen, bila dirinci Ke Februari bisa tembus 78.239 unit, lalu anjlok menjadi 66.637 unit. Angka ini mencatat jumlah Kendaraan Pribadi yang benar-benar terjual Di dealer Hingga tangan konsumen akhir.
Toyota masih nomor satu Bersama pencapaian 19.538 unit dikirim Hingga garasi konsumen. Jumlahnya turun Di periode Februari yang bisa tembus 22.812 unit.
Daihatsu mengekor Bersama Sebab Itu runner up Bersama total 11.115 unit. Turun Di bulan lalu yang tembus 12.336 unit.
Ke Di Yang Sama, Mitsubishi Motors naik Hingga Pangkat tiga jika dilihat secara Ritel sales. Jumlahnya 5.311 unit, sebagai pembanding bulan lalu itu angkanya 7.017 unit.
Suzuki menjadi brand yang mengalmi penyusutan paling Di. Suzuki bisa mengirimkan 9.035 unit per Februari, Sambil bulan Maret susut menjadi 4.490 unit. Meski begitu, Suzuki masih menjadi merek terlaris nomor empat.
BYD menjadi merek terlaris kelima secara Ritel sales. Jumlahnya naik Di 3.596 unit (Februari) menjadi 4.153 unit (Maret). Atas hasil ini, BYD menyalip penjualan Honda yang tercatat 4.080 unit. Honda menempati urutan keenam sebagai Kendaraan Pribadi terlaris per Maret 2026.
Bulan Maret menjadi sangat singkat secara operasional. Bersama adanya libur panjang Lebaran dan cuti bersama, jumlah hari kerja aktif Ke pabrik maupun pengiriman Hingga dealer berkurang drastis.
“Ada penurunan dibanding bulan Februari 2026 mengingat ada libur Hari Raya Idul Fitri Ke bulan Maret 2026,” ujar Jongkie D Sugiarto, Ketua I Gaikindo Di dihubungi detikOto, Jumat (11/4/2026).
Secara kumulatif Januari-Maret 2026 ada peningkatan 1,7 persen jika dibandingkan berdasarkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah total wholesales periode kuartal tahun pertama tahun ini mencapai 209.021 unit, Sambil tahun lalu itu 205.539 unt. Sesudah Itu Ritel sales, angkanya 211.905 unit, tumbuh 0,5 persen dibandingkan kuartal pertama tahun 2025 yang mencapai 210.766 unit.
Berikut ini data penjualan per Maret 2026
Wholesales
1. Toyota: 17.984 unit
2. Daihatsu: 8.916 unit
3. Mitsubishi Motors: 5.190 unit
4. Suzuki: 4.552 unit
5. Honda: 4.129 unit
6. Jaecoo: 3.035 unit
7. BYD: 2.941 unit
8. Mitsubishi Fuso: 2.681 unit
9. Isuzu: 1.675 unit
10. Mobil Hyundai: 1.608 unit
Ritel Sales
1. Toyota: 19.538 unit
2. Daihatsu: 11.115 unit
3. Mitsubishi Motors: 5.311 unit
4. Suzuki: 4.490 unit
5. BYD: 4.153 unit
6. Honda: 4.080 unit
7. Jaecoo: 2.868 unit
8. Mitsubishi Fuso: 2.848 unit
9. Isuzu: 2.065 unit
10. Hino: 1.956 unit
Artikel ini disadur –> Oto.detik.com Indonesia: Penjualan Kendaraan Pribadi Maret 2026 Turun, BYD Salip Honda











