Seberapa Irit Farizon SV buat Kendaraan Niaga?



Jakarta

Farizon SV resmi meluncur Ke Indonesia. Kendaraan Pribadi ini dibawa Ke Tanah Air Dari Arista Group yang Sebelumnya Itu dikenal sebagai dealer beberapa merek Kendaraan Pribadi Elektrik seperti Wuling dan BYD. Mengusung gaya van bongsor Di atap tinggi, seberapa efisien biaya Penanganan Kendaraan Pribadi van listrik pesaing Toyota Hiace ini?

“Dari Sebab Itu Farizon itu memang diciptakan Sebagai Memberi efisiensi. Kalau dibilang, ini kan kendaraan komersial,” ujar Christoforus Ronny Ng, Director PT Arista Auto Elektrindo.

“Penanganan satu tahun atau 30 ribu km itu Dari Sebab Itu Kepentingan kita. Bisa dibilang Sebagai Farizon SV ini kita bisa katakan bahwa Sebagai Penanganan 30 ribu km itu hanya perlu ganti liquid oil-nya saja, reducer-nya saja,” terang Christoforus.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika diakumulasikan, Farizon SV diklaim bisa melakukan penghematan biaya hingga 65% Di setiap 100 ribu km.

Spesifikasi Farizon SV

Produk perdana Farizon yang diperkenalkan Ke Indonesia adalah Farizon SV. Van listrik ini dirancang Sebagai menunjang Kegiatan Usaha harian, mulai Di shuttle penumpang hingga kendaraan operasional berkapasitas besar. Farizon SV Memiliki konfigurasi 16 Sofa, kabin yang lega, serta bagasi Di luas yang ditunjang pintu jenis barn door.

Di Itu, desain tanpa pilar B membuat akses keluar-masuk penumpang lebih mudah tanpa mengorbankan kekuatan struktur bodi yang diklaim telah memenuhi standar Eropa. Secara ukuran, Kendaraan Pribadi ini Memiliki panjang 5.995 mm, lebar 1.980 mm, tinggi 2.500 mm, jarak sumbu roda 3.850 mm, dan ground clearance 150 mm.

Di sisi teknis, Farizon SV dibangun Ke atas arsitektur GXA-M Di Geely Dunia Modular Architecture. Struktur bodinya memadukan material aluminium dan baja berkekuatan tinggi, serta dibekali hingga 30 fitur keselamatan dan sistem Pemberian berkendara.

Kendaraan Bermotor Roda Dua listriknya menghasilkan daya hingga 170 kW (228 dk) Di torsi puncak 336 Nm, cukup Sebagai mendukung operasional intensif sehari-hari. Kendaraan Pribadi ini dibekali baterai berkapasitas 82,8 kWh besutan Gotion. Di Kepuasan baterai terisi penuh, Farizon SV diklaim mampu menempuh jarak hingga 400 km.

Menariknya lagi, Farizon SV juga sudah dibekali sistem pengisian daya cepat. Di Keahlian ultra fast charging CCS2, Farizon SV dapat mengisi baterai Di 20 persen hingga 80 persen hanya Di waktu 36 menit menggunakan DC Charging berdaya 140 kW.

Ke Indonesia, Farizon SV dipasarkan Di harga OTR Jakarta Rp 698 juta. Di ini, pemesanan sudah dibuka Melewati jaringan Dealer Farizon Arista Ke Tebet dan Bandung. Pemberian jaringan purna jual Arista Group yang berpengalaman lebih Di 35 tahun menjadi nilai tambah Untuk konsumen kendaraan niaga listrik ini.

Artikel ini disadur –> Oto.detik.com Indonesia: Seberapa Irit Farizon SV buat Kendaraan Niaga?