Jakarta –
Ketika menjajal Xpeng G6 Bersama Bogor Ke Jakarta dan ‘bermain-main’ Bersama seluruh fiturnya, ada kalimat yang langsung muncul Ke benak kami: Gila! Kendaraan Pribadi China ternyata sudah semutakhir ini!
Ayolah, berhenti munafik. Kita tak bisa lagi bilang ‘Kendaraan Pribadi tak perlu terlalu canggih, asalkan fun to drive’ Ke era sekarang. Sebab, bagaimana pun juga, Cara yang human-centered seperti Kendaraan Pribadi-Kendaraan Pribadi China sekarang Memberi kemudahan Untuk pengemudi Ke Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan itu yang kami rasakan Di mengemudikan Xpeng G6 Bersama Bogor Ke Jakarta. Kendaraan Pribadi Elektrik seharga Rp 600 jutaan yang, entah mengapa, terasa seperti kendaraan masa Didepan yang sering muncul Ke Sinema-Sinema fantasi.
Keahlian canggih yang tertanam Ke G6 bukan sekadar gimik atau flexing-flexing semu. Menurut kami, hampir seluruh fitur yang disematkan Ke Kendaraan Pribadi Elektrik tersebut benar-benar fungsional dan memudahkan pengemudi Ke jalan raya.
Karena Itu, mari kita bahas Penghayatan detikOto Di menjajal G6 Bersama Bogor, Jawa Barat Ke Senayan, Jakarta Pusat. Kami Melakukanupaya menyampaikannya Bersama bahasa nonteknis agar lebih mudah dipahami pembaca.
Test Drive Xpeng G6
Impresi Desain
Sebelumnya masuk Ke Untuk kabin, penilaian pertama kami tentu menyasar Ke eksterior kendaraan. Kami hanya butuh waktu kurang Bersama semenit Untuk bisa Merasakan desainnya yang menggabungkan minimalist futurism dan aerodynamic sophistication.
Siluetnya Masuk tanpa banyak garis agresif, Akan Tetapi justru Ke situlah letak karakter premiumnya. Permukaan bodi dibuat bersih dan presisi, Supaya muncul kesan modern yang Modis tanpa terlihat berlebihan.
Interior Senyaman Kendaraan Listrik Tesla
|
Test Drive Xpeng G6. Foto: Arief Bapuk
|
Selayaknya Kendaraan Pribadi masa Didepan, interior kendaraan juga dirancang simpel dan Kompleks. Pengemudi hanya disajikan layar besar Ke posisi sentral Untuk mengontrol banyak fungsi kendaraan. Sesudah Itu Ke balik kemudi ada headunit berukuran Lagi yang tampilannya mudah dipahami.
Hampir tidak ada tombol fisik berlebihan, seluruh elemen dibuat ringkas dan intuitif. Kombinasi panoramic roof besar, layar floating berukuran masif, serta penggunaan material soft-touch menciptakan ambience kabin yang terasa calm, airy, dan tech-oriented.
Betah Ke Balik Kemudi
Test Drive Xpeng G6. Foto: Arief Bapuk |
Sensasi mengemudinya khas Kendaraan Pribadi Elektrik modern: senyap, instan dan effortless. Akan Tetapi, makin lama dipakai, karakter Kendaraan Pribadi terasa lebih kompleks Bersama sekadar SUV listrik bertenaga besar. G6 punya kemampuan meredam distraksi Bersama sangat baik, membuat perjalanan panjang terasa Tenteram dan minim lelah.
Karakter suspensinya cenderung mature. Bantingannya tidak terlalu lembek, Akan Tetapi juga tak terlalu kaku. Di dipakai melaju Ke Tol Jagorawi, Kendaraan Pribadi terasa planted dan stabil, terutama ketika cruising Untuk Kelajuan tinggi. Body roll tetap terkontrol meski dimensinya cukup besar.
Yang Memikat, steering-nya punya tuning yang cukup natural Untuk ukuran Kendaraan Pribadi Elektrik China. Bobot setir terasa ringan Di dipakai Ke Kelajuan rendah, Akan Tetapi mulai mengeras secara proporsional ketika Kendaraan Pribadi melaju cepat.
Terpukau Fitur Otonom
Xpeng G6. Foto: Doc. Xpeng Indonesia |
Xpeng G6 punya fitur Pemberian mengemudi Xpilot 4.0 yang terbilang mutakhir. Ketika fitur semi autonomous aktif Ke jalan tol, kendaraan mampu menjaga lajur, membaca kendaraan Disekitar, hingga melakukan koreksi setir secara halus tanpa terasa mengintervensi pengemudi secara berlebihan.
Malahan, fitur Xpilot 4.0 bekerja baik Di kendaraan harus menyalip Kendaraan Pribadi lain Ke sudut sempit. Hal itu kami buktikan Di hendak berpindah jalur Untuk menghindari truk. Kendaraan secara pintar dan terukur berpindah secara otomatis!
Tukang Parkir Auto Pensiun
Xpeng G6 Foto: BRYAN/XPENG Indonesia |
Xpeng G6 punya fitur parkir otomatis yang bisa membuat tukang parkir auto pensiun dan kehilangan pekerjaan. Karuan saja, kendaraan tersebut bisa diparkir hanya Bersama Pemberian remot Ke Telepon Genggam!
Fitur tersebut bernama intelligent parking assistance. Nah, Ke dalamnya, terdapat dua pilihan fungsi, yakni remote parking dan forward or reverse.
Bersama remote parking, kami tak perlu repot-repot memarkir kendaraan secara konvensional. Malahan, gilanya lagi, kami tak harus berada Ke Untuk kendaraan. Kami hanya tinggal keluar, Sesudah Itu meminta Kendaraan Pribadi Untuk mencari parkir ‘sendiri’ Lewat Pemberian Telepon Genggam.
Meski otomatis dan full otonom, Akan Tetapi hasil parkirnya terbilang lurus dan presisi. Hebatnya lagi, sistem bisa mengenali obstacles atau penghalang yang menutup ruang kendaraan Untuk bergerak.
Selain remote parking, ada juga forward or reverse. Fungsinya Untuk memaju-mundurkan kendaraan Lewat Telepon Genggam. Fungsinya persis seperti Kendaraan Pribadi remote control (RC) atau video game.
Rentetan fitur tersebut membuat kami menyimpulkan, Xpeng G6 bukan ‘Kendaraan Pribadi rasa gadget’, melainkan gadget yang memang dipasangkan roda.
Artikel ini disadur –> Oto.detik.com Indonesia: Test Drive Xpeng G6 Bogor-Jakarta, Berasa Naik ‘Gadget Berjalan’














